RESPONDING
PAPER
ISU-ISU GENDER
DALAM AGAMA-AGAMA
*oleh: Ifa Nur
Rofiqoh (1111032100049)
Di abad yang semakin canggih kini, beragam
persoalan masih menimpa perempuan. Mulai dari kemiskinan, rendahnya kesehatan
& akses pendidikan, diskriminasi, pelecehan seksual, kekerasan dalam
rumah tangga dsb. Dalam pandangan pemuja demokrasi & gender,
persoalan-persoalan perempuan tersebut diakibatkan adanya bias gender.
Mereka pun menempatkan laki-laki sebagai musuh. Menurut mereka, kekuasaan
pemerintahan & legislatif yang didominasi oleh laki-laki mengakibatkan
banyaknya kebijakan yang tidak memihak kaum perempuan. Logika mereka pun
berkata, agar persoalan perempuan dapat terselesaikan, maka perempuan harus
diberi ruang (akses) yang besar untuk duduk di kursi kekuasaan atau parlemen.
Mereka meyakini bahwa persoalan perempuan hanya dapat diselesaikan oleh
perempuan. Semakin banyak perempuan yang memiliki posisi pemegang kebijakan
(baik eksekutif maupun legislatif) maka akan semakin banyak lahir
kebijakan atau undang-undang yang memihak perempuan. Dengan begitu, persoalan
perempuan akan terselesaikan.







